Sesuai arahan strategis partai untuk selalu dekat dengan wong cilik, jajaran BP Pemilu di tingkat ranting dan anak ranting mulai memasifkan gerakan kampanye door-to-door atau dari pintu ke pintu.
Metode ini dianggap paling efektif untuk menangkal hoaks yang menyerang partai sekaligus mensosialisasikan program kerja para calon legislatif dan calon eksekutif yang diusung PDI Perjuangan. Kader tidak hanya membagikan atribut, tetapi lebih banyak mendengar aspirasi dan keluhan warga secara langsung.
“Sentuhan personal itu penting. Rakyat harus merasakan kehadiran PDI Perjuangan bukan hanya saat jelang pemilu, tapi setiap saat. Gerakan door-to-door ini adalah wujud komitmen kita untuk terus menangis dan tertawa bersama rakyat,” kata salah satu pengurus BP Pemilu saat meninjau kegiatan di lapangan.
